oleh

Bikin Bengkel Reparasi Khusus Produk Tenunan

OELAMASI – Kain tenunan khas NTT saat ini sangat laris di pasaran. Tenunan dengan berbagai motif dan corak yang melambangkan setiap daerah paling digemari.

Afliana Widia Ullu (52), salah seorang warga Babau, Kupang Timur kepada kupangterkini.com Minggu (14/3/21) malam menceritakan, saat ini tenunan khas daerah sangat digemari atau lagi booming.

“Kebanyakan hasil tenun dibuat baju atau jas untuk dipakai dalam acara adat. Ada juga dalam bentuk tas atau sepatu,” ujarnya.

Karena itu dia mencoba membuat sesuatu yang baru, dengan memanfaatkan kain tenunan khas ini. Dibuatlah semacam bengkel reparasi, ketika ada tas maupun sepatu milik orang yang sudah robek ataupun rusak.

‘’Kami memperbaiki dan memberikan tambahan ornamen tenunan diatasnya sehingga terlihat lebih menarik dari sebelumnya” jelas Afi.

Namun dalam perjalanan, ketika sepatu sudah diperbaiki dan menjadi seperti baru, ternyata mudah kotor dan harganya lebih mahal dari sebelumnya. “Jadi saya memutuskan untuk fokus memperbaiki dan menjahit tas saja,” tambahnya.

Sementara saat ini untuk produk tas, dalam sehari bisa menghasilkan 10 – 20 tas berbahan tenunan. Semuanya dikerjakan sekeluarga dalam satu rumah.

Dari sisa-sisa potongan tenunan pembuatan tas maupun sepatu, dihasilkan lagi souvenir seperti gantungan kunci dan kalung. Sehingga tidak ada bahan yang terbuang.

Usaha ini sudah digeluti sejak 2016 lalu hingga sekarang. Lumayan hasilnya bisa dipakai untuk keperluan sehari-hari dan bisa membiayai sekolah anaknya.

‘’Kedepan saya berharap bisa mempunyai toko sehingga dapat memajang dan menjual produk buatan kami ini. Sambil menunggu modal tambahan, sementara masih dijual online saja,” tandasnya.

yandry imelson/kupangterkini.com

Baca Juga :   Sapi Warga Digondol Maling Dari Samping Rumah

Komentar