oleh

Partai Rakyat Adil Makmur Masuk Rote

-Politik-1189 Dilihat

ROTE NDAO – Dewan pengurus kabupaten partai rakyat adil makmur (PRIMA) Rote Ndao, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kesbangpol Rote Ndao dan KPUD Rote Ndao Rabu (31/3/21). kunjungan ini bertujuan memperkenalkan diri sebagai partai yang baru berdiri serta mendaftarkan keberadaannya.

Berdasarkan informasi yang didapat kupangterkini.com, pengurus partai PRIMA diterima langsung oleh Kepala Kesbangpol Yeskial Messakh di ruang kerjanya. “Kami menyambut baik kehadiran PRIMA di Rote Ndao ini, dan ini merupakan organisasi politik baru kedua yang sudah datang kepada kami, yang pertama datang pada November tahun lalu,”jelas Yeskial.

Ia juga mengimbau agar PRIMA bisa membangun struktur organisasi di setiap kecamatan. “Minimal 50 persen dari jumlah kecamatan yang ada di Rote Ndao,”lanjutnya. Serta mendoakan agar ke depan PRIMA Rote Ndao dapat memenuhi syarat menjadi salah satu kontestan di pemilu nanti.

Sementara itu, pengurus PRIMA juga berkunjung ke kantor komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Rote Ndao. Rombongan diterima langsung Christian Dae Panie selaku ketua KPUD bersama empat orang anggotanya.

Setelah itu, Christian mulai menjelaskan proses tahapan pemilu serentak 2024. Serta meminta DPK PRIMA Rote Ndao agar sungguh-sungguh bekerja mempersiapkan diri menghadapi verifikasi parpol peserta pemilu.

Sementara itu, Mantho Sipa ketua dewan pengurus kabupaten partai Prima menyatakan bahwa, bangsa Indonesia harus kembali pada Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. “Dimana Pancasila adalah kumpulan pengetahuan yang maju untuk menyusun tatanan sosial yang berkeadilan,”tegasnya.

Kami dari partai PRIMA mengambil inti pemikiran TRI-SAKTI Bung Karno yakni berdaulat menentukan sikap politik, berdikari dalam membangun perekonomian, dan kepribadian dalam bidang budaya. “Itu semua dilakukan demi mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,”tambahnya.

Baca Juga :   PRIMA Minta Partisipasi Publik dalam RUU TPKS

Dia juga menambahkan bahwa PRIMA didirikan rakyat secara gotong royong. Agar menjadi alat politik alternatif bagi rakyat Indonesia.

yandry imelson/kupangterkini.com

Komentar