Ditpolairut Polda NTT Evakuasi Selamat Penumpang Kapal Patah Baling-Baling

Regional127 Dilihat

KUPANG – Komitmen Polri untuk Masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tiga penumpang Kapal Motor Cinta Abadi yang mengalami patah as propeller di Perairan Tanjung Watumanuk, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.

Operasi SAR tersebut melibatkan unsur Ditpolairud Polda NTT, Kantor SAR Maumere, Lanal Maumere, serta kru kapal Marnit Sikka. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa korban jiwa.

Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, mewakili Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menyampaikan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjamin keselamatan masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut.

Baca Juga :  Kemenkop Bersama Dekopin Sinergi Gelar Peringatan Harkopnas dan Peluncuran KopdesKel Merah Putih

“Ini adalah wujud Polri untuk Masyarakat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami, khususnya di wilayah perairan yang memiliki risiko tinggi. Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak cepat melakukan evakuasi,” tegas Kombes Pol Irwan.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kantor SAR Maumere, kapal motor Cinta Abadi yang berangkat dari Pulau Palue menuju Pelabuhan Lorens Say Maumere mengalami kerusakan mesin di tengah perjalanan dengan jumlah penumpang sebanyak tiga orang.

Baca Juga :  Hilang Dua Hari, Kakek 76 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Tim SAR gabungan bergerak menggunakan RIB 500 PK milik Kansar Maumere dari Pelabuhan Wuring menuju lokasi kejadian. Setibanya di perairan Tanjung Watumanuk, seluruh penumpang segera dievakuasi.

Satu penumpang diturunkan di Pelabuhan Ndete, sementara dua lainnya dibawa ke Pelabuhan Wuring. Seluruh proses evakuasi berlangsung lancar meski kondisi cuaca berawan dengan gelombang laut berkisar 1–1,5 meter.

“Alhamdulillah, ketiga penumpang berhasil diselamatkan dalam keadaan sehat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah Dirpolairud Polda NTT.

Baca Juga :  Kematian Lucky-Delfi Diduga Pembunuhan Keji, Sudah Tahap Penyidikan

Dalam kesempatan tersebut, Ditpolairud Polda NTT juga mengimbau kepada para nelayan dan pengguna transportasi laut agar selalu memperhatikan kondisi kapal sebelum berlayar, memastikan kelayakan mesin, serta memantau informasi cuaca demi menghindari kecelakaan laut.

Polda NTT menegaskan akan terus meningkatkan patroli perairan dan kesiapsiagaan SAR sebagai bentuk perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Nusa Tenggara Timur.

laporan : yandry imelson

Berita Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar