oleh

Terendam Banjir, Warga Butuh Tenda Darurat

OELAMASI – Curah hujan yang tinggi dalam dua hari belakangan membuat banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang. Paling parah terjadi di Kampung Baru, Oesao Kupang Timur.

Ketua RT 37 Desa Oesao, Fance Ndoki, mengatakan kepada kupangterkini.com Minggu (4/3/21) air hujan yang meluber dari kali Oesao merendam kampung itu , apalagi belum adanya normalisasi di kali tersebut. “Kali Oesao ada beberapa titik yang sempit sehingga ketika hujan dan terjadi banjir maka airnya langsung meluap menuju ke perumahan warga,”jelasnya.

Luapan banjir mulai dari pukul 21.00 Wita, membuat sekitar 100 rumah yang terdampak dari RT 36 dan 37. “Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, kisaran satu meter lebih,”tambanya.

Memang ada tim Basarnas yang datang semalam tetapi warga sudah selesai evakuasi barang-barang penting serta ternak mereka. “Tidak ada korban jiwa, namun banyak warga yang mengeluh, karena sudah sejak 2011 kami mengalami kejadian seperti ini,”ujarnya.

Warga berharap pemerintah malakukan normalisasi kali Oesao namun tidak ada tanggapan apapun dari pemerintah. “Bantuan pun sampai saat ini tidak ada, sedangkan warga membutuhkan air bersih serta tenda darurat agar warga bisa memasak di situ, karena dapur mereka basah dan banyak yang masih tertimbun lumpur bekas banjir ini,”keluh Fance.

Saat ini warga yang rumahnya terendam banjoir mulai membersihkan lumpur yang menggenangi rumah mereka. Namun mereka masih tetap waspada, takutnya ada banjir susulan lagi, karena cuacanya juga masih belum menentu.

yandry imelson/kupangterkini.com

Baca Juga :   Tenggelam Sehari, Ditemukan Masih Hidup

Komentar