oleh

Warga Protes Pembangunan Kandang Ayam Di Persawahan

OELAMASI – Warga desa Oesao, kecamatan Kupang Timur, kabupaten Kupang resah dengan rencana pembangunan kandang ayam di lokasi persawahan Lolonuak. Oleh sebab itu, warga menolak akan rencana pembangunan tersebut karena dianggap akan berdampak bagi lingkungan sekitar.

Welly Amalo, warga desa Oesao sekaligus petani yang lahan sawahnya bersebelahan dengan lokasi pembangunan menyatakan bahwa, ia bersama petani yang lain merasa keberatan dengan pembangunan tersebut. “Melihat dari kandang ayam yang sudah ada sebelum ini, kami merasa limbahnya serta dampak terhadap lingkungan sangat mengganggu sekali,” ucapnya.

Welly menegaskan bahwa ia bersama beberapa petani di lokasi tersebut dengan tegas menolak rencana pembangunan kandang ayam yang sudah berjalan tersebut. “Kami sendiri menyesali pembangunan ini, karena sudah pasti dampaknya kami petani yang alami, jadi kami semua petani disini menolak” timpal Adhy Tuka.

Sementara itu, kepala desa Oesao Adri Daniel Polin yang ditemui menyatakan bahwa, ia belum memberikan rekomendasi terkait pembangunan tersebut. “Karena dinas terkait (lingkungan hidup) harus melihat dulu, lahan itu bisa dibangun kandang ayam atau tidak karena itu lokasi persawahan,” ucapnya kepada kupangterkini.com Kamis (21/4/22).

Berikutnya, mengomentari protes warga tentang pembangunan tersebut, Adri mengatakan bahwa untuk sementara dihentikan. “Jadi, saya sudah memberitahukan kepada pemiliknya untuk dihentikan kegiatan karena ijin mendirikan bangunan (IMB) dan Amdalnya belum ada,” tegasnya.

Terakhir, Adri mengatakan bahwa dengan adanya protes maka pemerintah mengikuti keputusan warga. “Jadi, kalau keputusan masyarakat seperti itu maka kepentingan masyarakat yang diutamakan, karena dampaknya kita semua yang merasakan,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Satker Amankan Ruas Jalur Menuju So’e
Baca Juga :   Petani Pitai Ditemukan Sudah Membusuk

Komentar