oleh

Angka Covid-19 Tinggi, Gereja Siapkan Pencuci Tangan

KUPANG – Angka pasien yang terinfeksi virus corona di provinsi NTT telah mencapai 3.344 orang. Jumlah yang terua melonjak tersebut membuat pemerintah Kota Kupang melalui surat edaran 15 Januari 2020, melakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) dan mewajibkan setiap warga memperhatikan protokol kesehatan (prokes) saat keluar rumah.

Aturan tersebut membuat seluruh tempat ibadah di Kota Kupang menerapkannya. Salah satunya, gereja Santa Maria Assumpta. Gereja ini, tidak menyelenggarakan kegiatan ibadah bersama yang melibatkan umatsejak 17 Januari lalu.

Sekalipun ibadah bersama tidak berlangsung, bukan berarti fasilitas cuci tangan di gereja tersebut ditiadakan. Menurut pantuan kupangterkini.com pada Kamis (21/1/2020), gereja Santa Maria Assumpta tetap menyediakan fasilitas cuci tangan bagi siapa saja yang hendak berkunjung untuk berdoa pribadi.

Dalam wawancara dengan salah salah pemuda sekaligus umat gereja itu, Stefanus Lelang Aya, diperoleh informasi bahwa tersedianya fasilitas cuci tangan merupakan salah satu sikap gereja yang taat pada protokol kesehatan sebagaimana instruksi pemerintah. “Menurut saya, hal itu menarik. Fasilitas cuci tangan yang tersedia di gereja menunjukkan sikap dari pihak Gereja untuk taat pada protokol kesehatan,” katanya.

Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral semester VIII ini menambahkan, kerap banyak umat yang berkunjung di gereja untuk berdoa secara pribadi. “Saya sering melihat di malam hari banyak umat datang berkunjung dan berdoa di gereja. Mereka lebih dulu mencuci tangan sebelum masuk,” jelasnya.

Di gereja itu, terdapat dua tangki penampung air berkapasitas besar dengan 70 kran di halaman depan. Sebanyak 40 botol berisi sabun cair juga disediakan. (geraldy batara)

Baca Juga :   Kelurahan Fatululi Masuk Zona Merah

Komentar