oleh

Ibunya Mau Bunuh Diri, Jenazah Dibawa Pulang

KUPANG – Pengambilan jenazah kecelakaan di Oebelo, Kabupaten Kupang berbuntut panjang. Keluarga yang ingin membawa pulang jenazah tersebut, namun di tahan pihak kepolisian karena jenazah diketahui positif Covid – 19.

Pihak keluarga bahkan yang tidak bisa membawa pulang anak mereka sampai menangis memohon serta memangku jenazah di halaman rumah sakit. Ibu jenazah tersebut bahkan sampai ingin bunuh diri dan berteriak mereka bukan pencuri, kenapa diperlakukan demikian, mereka sudah sangat bersabar.

Setelah itu, keluarga memprotes keras pihak rumah sakit Siloam serta pihak kepolisian. Akhirnya setelah melalui proses pelik, keluarga diijinkan membawa pulang jenazah pukul 16.45 Wita.

Hal yang aneh dan menjadi perhatian yaitu, jenazah yang menurut pihak rumah sakit positif dibawa pulang namun tidak ada kesiapan satgas kabupaten. Menurut penjelasan Lexy L Pong, tim pengendali posko Covid – 19 kabupaten Kupang menjelaskan kepada kupangterkini.com Senin (2/8/21) bahwa hingga saat ini TPU Covid – 19 belum ada.

Berdasarkan penjelasan beliau terkesan bahwa satgas kabupaten Kupang belum siap menangani jenazah yang meninggal karena Covid – 19. “Tanggal 30 Juli baru diperintahkan wakil bupati bahwa pemakaman jenazah Covid berada di kecamatan Kupang Tengah, nah tadi juga gagal karena kesiapan lubang belum ada,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Auditorium Undana Kupang Terbakar
Baca Juga :   Demokrat NTT Klaim, Kantongi Izin Lantik Pengurus Baru

Komentar