oleh

Akhirnya, Restoran Taman Laut Kena Sangsi Pemkot

KUPANG – Restoran Taman Laut Handayani yang terletak di pantai kelurahan Kelapa Lima, dilarang beroperasi selama sepekan oleh pemerintah kota (Pemkot) Kupang. Penutupan sementara itu mulai diberlakukan Rabu (10/2/21) hingga tujuh hari berikutnya.

Alasan penutupan retoran ternama itu karena terbukti melanggar protokol kesehatan (Prokes) dengan tidak menaati surat edaran walikota. ‘’Berdasarkan hasil investigasi dari tim pencari fakta menunjukan bahwa restoran Taman Laut Handayani sudah melangggar aturan tentang protokol kesehatan. Saya jatuhkan sangsi selama tujuh hari ke depan terhitung sejak surat keputusan diserahkan,” kata Wakil Walikota (Wawali) Kupang Hermanus Man, Selasa (9/2/21) sore.

Kendati begitu, restoran tersebut masih diberikan kesempatan untuk melayani pejualan kepada pelanggannya secara take away. Operasional untuk makan di tempat sama sekali tak dibolehkan.
Sikap tegas ini ditunjukan pemkot, menyusul makin menaiknya jumlah warga yang terpapar virus corona.

Meski setiap hari melakukan operasi prokes kasih, namun masih banyak ditemukan pelanggaran terhadap surat edaran walikota soal pembatasan waktu operasional.

Karena itu Wawali berharap semua pelaku usaha di kota Kupang, selalu menerapkan prokes dan mengikuti peraturan walikota demi keselamatan warga dari penyebaran virus corona.

Sebelumnya pada 4 Februari lalu, Taman Laut Handayani mengadakan acara pesta melewati batas waktu operasional yang diizinkan pemkot.

Karena hingga larut malam, seketika mengundang protes warga lewat media sosial. Bahkan ada yang mengkritik pemkot karena membiarkan acara tersebut kendati ancaman sangsi sudah pernah dilontarkan wawali.

Pemilik restoran itu, Dave Lee saat didatangi assisten perekonomian dan pembangunan pemkot, Elvianus Wairata pada Senin (8/2/21) siang menyatakan telah menerima surat edaran walikota soal pembatasan jam buka usaha.

Dave mengakui keteledoran sebagai manusia yang tidak sempurna. Dan berulang kali menyampaikan permohonan maaf serta berjanji tidak terulang lagi.

Baca Juga :   Tenaga Analis Tak Miliki Izin Praktek

(andi pah/kupangterkini.com)

Komentar