oleh

Ketua Aliansi Pencari Keadilan Selalu Mendapat Teror

KUPANG – Perjalanan mencari leadilan bagi Astrid dan Lael mencapai jilid VIII dan saat ini sedang dipersiapkan aksi damai jilid ke IX. Banyak yang sudah dilakukan aliansi serta banyak kejadian terjadi baik dan buruknya bagi anggota aliansi.

Christo Kolimo, koordinator aliamsi pencari keadilan ditemui kupangterkini.com Rabu (16/3/22) mengatakan bahwa aksi damai jilid IX sementara dipersiapkan. Selain itu, dalam perjalanan melakukan aksi damai, ia sering mendapatkan teror.

“Kami berkomitmen bahwa sepanjang bulan maret ini kami akan melakukan aksi terus – menerus untuk memperjuangkan keadilan bagi Astrid dan Lael. Bagi kami, kami tidak mengenal Astrid dan Lael tetapi karena panggilan kemanusiaan membuat kami berdiri sama – sama.

Memang, dalam perjalanan perjuangan mencari keadilan bagi Astrid dan Lael ini banyak hal posotif yang kami dapat tetapi juga banyak hal negatif. Saya ingat aksi damai jilid II masuk jilid III itu sebagian dari privasi kami diumbar ke berbagai media sosial.

Begitu juga dari orang – orang yang tidak menyukai mengeluarkan privasi – privasi kami. Kalau diteror, belakangan ini, sejak aksi damai jilid V tetapi saya biasa saja bagi aktivis diteror itu hal biasa,” ungkapnya.

Memurutnya sejak Januari lalu, ia sering ditelepon tertentu meminta untuk bertemu dan ada yang mencarinya. “Tapi bersyukur juga sampai sekarang tidak ada masalah,” lanjutnya.

Terakhir, Christo menegaskan bahwa tidak ada intrik politik maupun hal lainnya didalam perjuangan aliansi. “Kami jujur saja, tidak ada intrik uang serta politik, sebagai aktivis itu panggilan moral kami,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Cegah Peredaran Narkoba, Rutan Kupang Sidak Blok Hunian
Baca Juga :   Besok, Penyidik Limpahkan Berkas Ira Ua

Komentar