NTT Berpotensi Tsunami, Begini Penjelasan BMKG

Berita Kota1441 Dilihat

KUPANG – Beberapa waktu terakhir, masyarakat NTT dengan adanya isu gempa bumi yang berpotensi Tsunami. Untuk itu, badan meteorologi, klimatologi dan geofisika (BMKG) NTT meminta masyarakat agar tidak panik dengan hal tersebut.

Kepala stasiun geofisika BMKG NTT, Margiono yang dikonfirmasi kupangterkini.com menyatakan bahwa, NTT merupakan daerah kepulauan yang dikelilingi oleh patahan – patahan (sesar). “Mulai dari Barat dan Selatan (Zona Megathrust) Utara (Flores Back Arc Thrust) dan beberapa patahan lainnya yang masih aktif,” jelasnya Jumat (2/12/22).

Lanuutnya, sehingga NTT memiliki potensi terhadap bahaya gempa bumi dan tsunami. “Hal ini didukung dengan history kejadian dimana daerah NTT pernah dilanda 12 kejadian tsunami sejak tahun 1891 hingga 2022,” tambahnya.

Lebih lanjut, Margioni juga menekankan bahwa hingga saat ini belum ada alat yang memprediksi kejadian gempa bumi secara akurat, dimana dan berapa kekuatannya. “Sehingga BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi,” tuturnya.

Margiono melanjutkan bahwa berdasarkan kajian dan analisis pemodelan simulasi tsunami dengan skenario potensi terburuk oleh para ahli, NTT berpotensi gempa bumi dengan skala 8,5 Magnitudo di daerah Selatan Sumba dan 7,4 Magnitudo di utara Flores. “Tetapi ini adalah potensi bukan prediksi,” tegasnya.

Sehingga kapan akan terjadi kedua hal tersebut tidak ada yang tau. “Untuk itu, kita semua tidak perlu panik, kita dapat lakukan upaya mitigasi struktural dan non struktural dengan membangun bangunan tahan gempa,” serunya.

Selain itu, bisa juga melakukan tata ruang jalur evakuasi dari pantai sampai ke titik kumpul serta membekali diri dan mengedukasi orang – orang disekitar melakukan penyelamatan diri dari gempa bumi dan tsunami. “Untuk itu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu yang beredar, apabila ingin mengetahui lebih jelas dapat menghubungi nomor Whatsapp kami, 0811 – 3832 – 687,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Aliansi Timor Bersatu Bikin Aksi Lagi
Baca Juga :   Siswa Belum Diperbolehkan Belajar Tatap Muka

Komentar