Pesan Tegas Kapolda NTT Rudy Darmoko: Jangan Percaya Calo! Saya Sendiri Tak Bisa Jamin Kelulusan

Berita Kota57 Dilihat

KUPANG – Proses seleksi penerimaan Taruna/Taruni AKPOL Tahun Anggaran 2026 digelar serius di SMA Negeri 3 Kupang, Kamis (7/5). Memastikan proses berjalan bersih, Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudy Darmoko, hadir langsung meninjau pelaksanaan ujian dan memberikan peringatan keras soal praktik percaloan.

Didampingi Karo SDM Polda NTT Kombes Pol Dr. H. Juli Agung Pramono dan pejabat utama lainnya, Rudy Darmoko menyapa 45 peserta yang terdiri dari 41 pria dan 4 wanita ini. Namun di balik sapaan hangat, ia menekankan satu hal yang sangat krusial: Jangan pernah percaya pada calo.

“Kalau Ada yang Menjanjikan Lulus, Itu Bohong!”

Kapolda menegaskan, seleksi AKPOL murni dinilai dari kemampuan dan hasil ujian. Tidak ada pihak manapun, termasuk dirinya sendiri, yang bisa menjamin seseorang lulus.

“Jangan sampai kalian jadi korban penipuan. Jangan percaya kalau ada orang yang datang, entah itu masyarakat, anggota polisi, bahkan panitia sekalipun, yang menjanjikan kelulusan,” tegas Rudy.

“Tidak ada yang bisa membantu menjamin kalian lulus. Saya sebagai Kapolda saja tidak bisa menjamin kalian lulus, apalagi panitia atau masyarakat. Kalau ada yang datang menawarkan bantuan, itu bohong,” tambahnya dengan tegas.

Baca Juga :  Jalani Keterbatasan, Mampu Raih Emas

Lapor Langsung ke 110 Jika Ada Calo

Rudy Darmoko meminta seluruh peserta dan orang tua untuk waspada dan berani melapor jika menemukan indikasi penipuan atau tawaran jasa kelulusan.

“Kalau ada yang datang menawarkan jasa, segera laporkan ke saya atau ke layanan darurat 110. Lebih baik kalian belajar dan berdoa, itu yang paling tepat,” ujarnya.

Ia juga memotivasi para peserta agar percaya pada kemampuan diri sendiri. Keberhasilan hanya bisa diraih melalui kerja keras, kesiapan, dan disiplin.

Baca Juga :  Covid di Kupang Jadi 1.373 Kasus

“Kalian lulus karena usaha kalian sendiri, karena kepintaran kalian sendiri. Jadi harus percaya diri dan tetap semangat, terutama bagi yang sudah berkali-kali mencoba,” pesannya.

Komitmen Polda NTT untuk mewujudkan rekrutmen yang BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) kembali ditegaskan. Seluruh peserta dijamin mendapatkan kesempatan yang sama tanpa intervensi sedikitpun.

laporan : yandry imelson

Berita Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar