oleh

Pemprov NTT Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Rossby

KUPANG – Pemerintah Nusa Tenggara Timur melalui badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) menghimbau masyarakat agar waspada terhadap gelombang ekstrim Rossby. Gelombang Rossby sendiri terpantau aktif di wilayah NTT sejak 21 Juni pekan kemarin, masa aktif gelombang ini antara 7 hingga 10 hari.

Untuk itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap gelombang Rossby yang mengakibatkan potensi hujan sedang hingga lebat dan dapat terjadi bencana. Pertama, menghimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan cuaca masing – masing dan mendesiminasikan peringatan dini cuaca BMKG untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Kedua, mengerahkan warga di wilayah masing – masing untuk melakukan evakuasi mandiri bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam dimana objek dengan jarak pandang 30 meter tidak jelas terlihat maka segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman terutama warga yang berdiam di lereng – lereng, bantaran sungai atau dataran tendah. Berikutnya, menetapkan titik evakuasi serta memastikan jalur evakuasi diketahui dan dapat dilalui oleh warga.

Selanjutnya, melaporkan perkembangan situasi kepada BPBD Provinsi NTT melalui Pusdalops PB Provinsi NTT. Himbauan ini sesuai dengan surat BMKG stasiun Meteorologi El Tari Kupang yang menyatakan 7 hingga 10 hari terjadi gelombang ekstrim Rossby.

Informasi yang didapat kupangterkini.com untuk hujan beberapa hari di wilayah NTT, disebabkan adanya eksistensi dari gelombang atmosfer atau equatorial Rossby. Equatorial Rossby diikuti dengan nilai anomali suhu permukaan laut yang cukup signifikan di perairan sekitar NTT, ini memungkinkan adanya suplai uap air dan menyebabkan potensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Astrid dan Lael, Hilang Sejak Dijemput dari Rumah Kos
Baca Juga :   Akibat Pandemi Virus Corona , Daya Beli Menurun

Komentar