oleh

Aliansi Timor Bersatu Tuntut DPRD Gelar RDP

KUPANG – Kembali lagi Aliansi Timor Bersatu (ATB) menggelar aksi damai mencari keadilan bagi Astrid dan Lael, korban pembunuhan yang jenazahnya ditemukan di proyek penggalian pipa SPAM kali Dendeng. Kali ini, massa aksi mendatangi kantor DPRD Provinsi NTT.

Pantauan kupangterkini.com Kamis (30/12/21) massa aksi diterima langsung oleh anggota dewan dari Partai Perindo, Maria Nuban Saku. Dalam salah satu tuntutan mereka, aliansi meminta agar dapat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD, Kapolda, Kejati NTT serta keluarga dari kedua korban.

Sementara itu, Maria Nuban Saku yang menerima massa aksi menjanjikan bahwa akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni. Ia juga menyatakan bahwa akan berusaha sebaik mungkin untuk memperjuangkan keadilan bagi korban.

Maria juga secara pribadi menyatakan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga Manafe yang mengalami kejadian memilukan tersebut. “Saya turut berduka cita yang sedalam – dalamnya bagi keluarga yang kehilangan Astrid dan malaikat kecil Lael Maccabee,” ucapnya.

Lanjut Maria, ia akan terus bersama – sama dengan aliansi untuk memperjuangkan keadilan. “Saya tidak mencari panggung, saya tidak secara terbuka, tetapi kasus ini saya ikuti terus dan saya selalu ada di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Maria juga menyampaikan bahwa dirinya hadir tidak membawa lembaga DPRD karena menurutnya di dalam lembaga tersebut bervariasi serta dengan jumlah mencapai 65 orang. “Jadi, saya ikuti persis tetapi itu secara pribadi saya mengambil bagian dalam duka ini, merasa empati, merasa peduli tetapi saya tidak menampakkan diri sebagai perwakilan dari lembaga DPRD provinsi NTT,” tambahnya.

Sekali lagi Maria mengucapkan duka darinya sekeluarga kepada keluarga Manafe yang ditinggalkan mendiang Astrid dan Lael. “Sekali lagi, tolong sampaikan duka saya dan keluarga kepada opa dan oma yang mengalami duka yang cukup dalam,” ucapnya sendu.

Ia juga berharap jikalau ada pelaku yang lain agar dapat terungkap secepatnya. “Saya akan menindaklanjuti pertemuan ini dengan menyampaikan hal – hal apa yang telah kita diskusikan bersama kepada pimpinan DPRD provinsi NTT ,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Dorong Polda NTT, Pakai Pasal 340 untuk Pembunuh Ibu dan anak
Baca Juga :   Ketua DPRD NTT Tak Diundang Ikut Acara Wapres

Komentar

Berita Terbaru