oleh

Joao da Costa, Punya Penyakit Ginjal Akut

KUPANG – Kasus kaburnya Narapidana (Napi) Joao da Costa (32) dari Rumah Sakit Siloam Kupang saat hendak diperiksa kesehatannya Kamis (4/3/21) lalu, menjadi masalah yang cukup serius. Joao saat itu hendak diperiksa lantaran mempunyai penyakit ginjal akut dan akan dilakukan Swab PCR test.

Kepada kupangterkini.com Kepala Rutan klas II B Mohamad Rizal Fuadi menjelaskan kronologi kejadian tersebut Selasa (9/3/21). Awalnya pada pukul 13.50 petugas medis rutan Kupang ke kantor wilayah kemenkumham NTT membawa berkas pengeluaran kepada kepala Rutan Klas II B Kupang untuk ditandatangani. Selanjutnya Pukul 14.10, tenaga kesehatan rutan tiba di rumah sakit Siloam untuk mendaftarkan napi yang bersangkutan dan menunggu konfirmasi dari dokter spesialis penyakit dalam RS Siloam Kupang,” jelasnya.

Pukul 14.15, narapidana sudah tidak ada di tempat duduk ruang tunggu dan diduga melarikan diri. Petugas medis yang membawa napi ke rumah sakit segera kembali ke rutan Kupang dan melaporkan kejadian pelarian napi tersebut kepada pimpinan. “Kemudian kepala rutan segera melapor kejadian tersebut kepada kepala divisi pemasyarakatan melalui telepon dan kepala divisi pemasyarakatan memerintahkan segera berkoordinasi dengan jajaran kepolisian,” lanjutnya.

Setelah itu pihak rutan langsung melaporkan dan berkoordinasi melalui sambungan telepon serta pesan WhatsApp kepada Kapolresta Kupang dengan mengirimkan data napi yang melarikan diri tersebut. “Saat itu juga langsung di bentuk tim dan mengeluarkan surat perintah untuk segera melakukan pencarian,” rincinya.

yandri imelson/kupangterkini.com

Baca Juga :   Soal Vonis Iban Medah, PH Pasrahkan Kepada Majelis Hakim

Komentar

Berita Terbaru