STIPAS Kupang Belajar Ke Bali

Berita Kota4437 Dilihat

DENPASAR – Bila tidak ada aral melintang, mahasiswa  Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang, NTT siap belajar ke Denpasar, Bali.

Niat tersebut terungkap ketika mereka mengikuti webinar  bertajuk Mahasiswa Berjiwa Enterpreunership yang digelar Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang bersama STIPAS Keuskupan Agung Kupang, Sabtu (27/2/21).

Webinar tersebut  diikuti  sekitar 90 peserta dengan menghadirkan pembicara, Dr Ir  Gede Ngurah Wididana, M Agr dan RD Maxi Un Bria, S Ag,  M Sos selaku Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang.

Seperti yang disampaikan Rm Maxi, mahasiswa STIPAS yang mau berangkat ke Denpasar, Bali itu bertujuan untuk belajar dan memperdalam ilmu-ilmu praktis. Lokasi yang ditujui adalah sejumlah tempat milik perusahaan Pak Oles Group yang sudah sejak lama dikenal luas oleh masyarakat.

Baca Juga :  WALHI NTT, Bicara Isu Perempuan Harus Ada Political Will Pemerintah

Menurut Rm Maxi, tidak semua mahasiswa bisa  studi banding ke Bali karena harus diseleksi terlebih dahulu. Pihak STIPAS yang memilih, dan menyetujui keberangkatannya. Dari keberangkatan dan akomodasi selama studi banding ke Bali diupayakan menjadi tanggung jawab setiap orang.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Sudah 3.093 Orang Sembuh

‘’Karena itu, bagi mahasiswa yang siap studi banding ke Bali, mulai Maret ini diminta untuk menyisihkan uangnya.  Tahap pertama ini, kita akan membatasi cukup 15 orang dulu sembari mengikuti perkembangannya ke depan,’’ jelas Rm Maxi.

(albertus kin ose/kupangterkini.com)

Komentar