oleh

Menutup Jalan Berlubang, Materialnya Sumbangan Warga

BABAU – Setelah berhari-hari tidak mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Kupang, soal keluhan jalan berlubang di KM 27 Jalan Timor Raya, warga di lokasi itu berinisiatif menutupnya sendiri. Beberapa pemuda yang dikoordinasi Imanuel Mada, Minggu (14/2/21) malam menutup lubang terbuka yang ada di jalan raya tersebut.

‘’Kami melihat banyak kecelakaan terjadi di lokasi ini. Saat turun hujan, air tergenang jadi pengendara motor tidak melihat ada lubang, begitu lewati langsung jatuh,’’ jelas Imanuel kepada kupangterkini.com Senin (15/2/21).

Menurutnya, mereka menutup jalan itu dengan material seadanya saja. Ada pasir dan batu kerikil (coral) sumbangan dari warga sekitar, yang inginkan tak lagi ada kecelakaan di jalur itu.
‘’Lubangnya sedalam 10 – 15 cm jadi sangat berbahaya bagi pengendara motor,’’ rincinya.

Imanuel Mada selaku ketua pemuda setempat mengajak teman, Noven Maakh, Billy Seubelan, Kaisar Lay dan Indra Metikores bersama menambal lubang tersebut pada malam hari.Dia berharap dengan ditambal, tidak ada lagi pengendara yang terjatuh.

“Kami sebagai pemuda punya tanggung jawab dengan jalan ini, semoga pemerintah melihat dan bisa memperbaiki jalan ini dengan material yang lebih baik secepatnya,” harapnya.

Seperti yang pernah diberitakan kupangterkini.com 4 Februari lalu, di Jalan Timor Raya tepatnya di jalan tikungan kelurahan Babau, Kupang Timur, selalu ada pengendara sepeda motor yang jadi korban. Jalan yang berlubang itu sering menciptakan kecelakaan bagi pengendara.

Sejak Rabu (3/2/2021) malam sedikitnya empat orang pengendara motor terjungkal. Beruntung dari kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Diduga kecelakaan tunggal itu terjadi saat pengendara motor yang melaju dari arah Pasar Oesao menuju kota Kupang tak mengetahui bila jalan depannya rusak, karena tergenang air.

Baca Juga :   Punya Obyek Wisata Pantai Teres

(yandri imelson/kupangterkini.com)

Komentar