Masalah di RSUD Naibonat, Bagian Keuangan Diduga Tidak Transparan

Regional2490 Dilihat

OELAMASI – RSUD Naibonat kembali lagi membuat heboh jelang akhir tahun. Dimana, ada pendobelan transfer dana jasa perawat, bidan serta pegawai lainnya, selain itu kabar beredar bahwa bagian keuangan tidak ada keterbukaan

Mengonfirmasi hal tersebut ke Direktur RSUD Naibonat, dr Erol Nenobais katakan bahwa masalah tersebut bukan kesalahan transfer namun adanya pendobelan. “Izin bukan salah transfer, ada pendobelan, jumlah yang dapat 875 orang, teman-teman di keuangan lagi memperbaiki sekarang, kemarin sebagian sudah dapat,” tulisnya melalui pesan singkat kepada kupangterkini.com Senin (22/12/25).

Saat disinggung terjadi pendobelan ada keteledoran bagian keuangan atau kesengajaan, dr Erol katakan bahwa tidak ada kesengajaan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Bank NTT guna melakukan pemblokiran sementara pada rekening yang salah transfer.

“RS melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Pihak Bank NTT untuk melakukan Pemblokiran sementara bagi rekening-rekening yang salah transfer. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki data transferan yang salah sehingga dana tersebut bisa masuk ke rekening pegawai sesuai dengan nominal jasa berdasarkan kinerja masing-masing pegawai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Buruk, Kualitas Proyek Pengerjaan Taman Tirosa

“RS sementara bersama bank NTT sedang melakukan perbaikan data transferan untuk mentransfer ke rekening pegawai dan membuka pemblokiran rekening. Gaji tidak pernah pendobelan karena gaji terpisa-pisah dokter punya sendiri, ASN Punya sendiri P3K punya sendiri, semua diketahui karena dari keuangan sempat tempel pengumuman jasa berdasarkan masing-masing orang,” tambahnya.

“Untuk gaji tidak terjadi kesalahan seperti ini. Hanya dalam pembagian jasa saja kali ini yg terjadi kesalahan. Kesalahan terjadi karna adanya pendobelan nama dan nomor rekening ketika mengcopi data dari rekapan per masing bagian untuk di gabungkan dalam satu dokumen postingan RS.

Baca Juga :  Terima Bantuan Sosial Tunai

Besaran jasa bisa dapat di akses ke bagian keuangan. Begitupun dengan komplain dari pegawai. Keuangan terbuka terkait ini dan siapa saja boleh ke keuangan untuk melihat perhitungan jasa dan point berdasarkan dokumen kinerja yang dikumpulkan oleh masing-masing pegawai sesuai dengan indikator jasa,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Berita Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar