oleh

Pance Sopacua Janji Beri Tanggapan Bila Sudah Lima Tersangka

KUPANG – Kasus pembunuhan Astrid dan Lael menjadi perhatian publik/netizen sejak beberapa bulan silam. Banyak yang menilai bahwa pelaku pembunuhan ibu dan anak tersebut lebih dari satu.

Ada beberapa oknum aparat penegak hukum yang juga turut berkomentar dalam kasus tersebut memyatakan bahwa pelakunya tunggal. Mulai dari pemilik akun Herry Nts hingga Pance Sopacua, keduanya adalah anggota polisi aktif yang selalu membuat postingan bahwa pelakunya hanya seorang.

Setiap postingan keduanya selalu menyudutkan akun BS dan menganggap BS hanya menggiring opini publik. Pance yang juga seorang penyidik, selalu membuat postingan yang membuat geram netizen.

“Komitmen dengan beta pung postingan kemarin di Whatsapp, hasil gelar hari ini di Mabes Polri kermana. Kalau hasil gelar ada ditetapkan tersangka lain na esok beta mau minta berenti jadi polisi, percaya itu BS ko bosong jinak,” tulis Pance pada media sosial Facebooknya yang kemudian dihapus.

Atas postingan Pance maka saat ini netisen yang tergabung dalam grup Facebook mulai menagih ucapannya. Ramai – ramai nama Pance Sopacua di sebut dalam setiap postingan Netizen.

“Halo pak Pance Sopacua, apa kabarmu hari ini, semoga dalam keadaan sehat dan tidak sakit Amnesia. Oh ia, sebagai seorang lelaki sejati, sebagai seorang APH pak harus gentle dong, sesuai dengan janji pak Pol.

Hari ini berita resmi pak Kabid Humas Polda NTT bahwa kasus Penkase su ada tersangka baru. Kan pemahaman pak penyidik aktif mengenai konstruksi kasus Penkase hanya akan ada satu tersangka sa, dan pak berjanji akan mundur dari polisi kalau ada tersangka baru di kasus Penkase.

Buktikan kalau pak seorang lelaki jantan yang selalu komitmen dengan kata – katanya, kalau tidak nanti orang bilang pak Pance Sopacua parah. Lebih parah kalau orang bilang pak penyidik aktif pung ilmu penyidikan parah.

Nanti orang bilang pak belum layak jadi penyidik tapi dipaksakan. Oh iya, jangan lupa baca – baca buku lagi e, buku filsafat kepribadian e biar pak Pance Sopacua bisa sadar diri sedikit,” tulis akun Facebook Marthen Lopo di grup hits Kupang, Flobamorata Tabongkar.

Pance ditagih janjinya karena Irawaty Astana Dewi Ua alias Ira Ua telah ditetapkan sebagai tersangka baru pembunuhan Astrid dan Lael. Ira Ua adalah istri dari terdakwa Randy Badjideh alias Randy yang sudah duluan mendekam di Rutan Kelas II B Kupang.

Sementara itu, Aipda Pance Sopacua yang saat ini bertugas di Polda NTT dikonfirmasi kupangterkini.com Sabtu (30/4/22) menyatakan bahwa pernyataan yang ia buat itu terkait dengan postingan BS soal adanya lima orang tersangka. “Nanti kalau om Buang Sine sudah sebutkan lima tersangka, kayu kudung dengan darah di patung Garuda baru beta kasih tanggapan,” ucapnya.

Jadi, menurut Pance postingannya bukan soal penambahan satu orang tersangka saja. “Kalau Buang Sine bawah itu kayu kudung dan darah di patung Garuda baru beta kasih tanggapan,” tegasnya.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Randy Bajideh Iklas Terima Vonis Mati
Baca Juga :   Demo Aliansi Pencari Keadilan, Bakar Dua Keranda di Polda NTT

Komentar