oleh

Body Part Belum Lengkap, Jenazah Mia Masih di Jakarta

SUASANA rumah nomer delapan, Gang Tirta Gangga, Jalan Tukad Gangga Renon, kemarin sore terlihat agak ramai. Jalan menuju rumah itu sudah dipenuhi sepeda motor yang parkir di kanan kiri. Beberapa meter mendekati rumah itu, sudah terpampang belasan papan bunga duka cita.

Di teras rumah hingga tenda berukuran tiga meter dan halaman tetangga depan sudah duduk berjejer sanak family, kerabat serta teman-teman almarhum Mia Tresetyani. Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 18.00 Wita diadakan kebaktian penguatan iman dan penguhiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Hening menyelimuti mereka yang hadir situ, menunggu dimulainya kebaktian yang dipimpin Penatua George Malelak dari GPIB Maranatha.

Teman sekolah Almarhun di QPTC Dimas Airline Jogja menghadiri ibadah penghiburan. Beberapa di antara mereka  ada yang datang dari jogja. (foto: shitri/kupangterkini.com)
Teman sekolah Almarhun di QPTC Dimas Airline Jogja menghadiri ibadah penghiburan. Beberapa di antara mereka ada yang datang dari jogja. (foto: shitri/kupangterkini.com)

Saat memimpin kebaktian Malelak, membacakan mazmur puji pujian. Memberi penghiburan bagi keluarga yang baru saja berduka kehinlangan anggota keluarganya. ‘’Tuhan telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini. Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita. Orang orang yang menabur dengan mencucurkan airmata, akan menuai dengan bersorak-sorai,’’ katanya mengutip Mazmar Daud.

Di tengah kebaktian hujan deras, sanak family dan teman teman armarhum tak beranjak. Yang tidak kebagian atap tenda menyingkir ke rumah tetangga samping kiri dan kanan. Sementara kebaktian penghiburan itu tetap berlangsung hingga selesai.

Kepada kupangterkini.com Zet Wadu berkata mereka tetap masih jenazah Mia dikirim pulang untuk dimakamkan di pekuburan Kristen Mumbul, Badung.

‘’Pihak Maskapai meminta bersabar beberapa hari sampai pemeriksaan seluruh kantong jenazah selesai oleh tim DVI. Mungkin msh ada bagian tubuh (body part) yang tertinggal. Biar lengkap,’’ kata Zet, yang terlihat tenang menyambut teman teman almahum yang datang.

Pada Jumat (151/21) pagi pihak Jasa Raharja juga sudah memberi santunan kematian bagi keluarga almahumah. (shitri sulla) 

Baca Juga :   Keluarga Pramugari Mia Tresetyani Sudah Ikhlas

Komentar