Mentan Amran Bilang, Mafia Pupuk Bakal Dibawa ke Neraka

Regional2456 Dilihat

 

OELAMASI – Dalam rangka program Swasembada pangan, Mentri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman mengunjungi salah satu sentra pertanian di kabupaten Kupang, tepatnya kelurahan Babau. Selain mengunjungi komplek persawahan, Mentri juga meninjau bendungan Mangga Lima yang sebelumnya rusak dihantam banjir.

Pantauan kupangterkini.com di lokasi, selain memberikan bantuan kepada petani, Mentri Amran dengan tegas menyatakan bahwa jika ada mafia dalam bidang pertanian maka ia akan membawa ke neraka (KPK). Baik mafia pupuk, Alsintan maupun mafia yang berkaitan dengan pertanian.

Baca Juga :  Polres Kupang Temukan Bocah 16 Tahun yang Sempat Hilang

“Itu saya sendiri yang akan bawa dia ke neraka (KPK). Sudah diperiksa dan sudah ada tersangkanya, jadi kalau ada yang main – main saya copot,” tegasnya.

Baca Juga :  UPG 1945 & KAI NTT Jalin Kerjasama, Siapkan Lulusan Berkompetensi Menuju Dunia Kerja

Selanjutnya, Amran menerangkan bahwa dalam Asta Cita Presiden yakni bagaimana Indonesia harus swasembada pangan secepatnya. “NTT ini potensinya luar biasa, kita harapkan kedepan NTT swasembada artinya inflasi terkendali, harga pangan rendah,” ungkapnya.

Mentri juga menekankan bahwa nantinya saluran – saluran irigasi akan diperbaiki. “Kita optimalkan, ada optimalisasi sawah ada biayanya, kami nanti kembali lagi kesini,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua Umum Bhayangkari Kunjungi Polres Kupang, Bagikan Ribuan Paket Bantuan

Selain itu, terkait dengan pupuk akan dipenuhi kepada petani, Alsintan dan irigasi semua kita bantu. “Kita target tidak sampai tiga tahun swasembada pangan khusus NTT sehingga kedepan kemiskinan, stunting dan kemiskinan ekstrim bisa kita selesaikanlewat sektor pertanian,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Komentar