oleh

Dana Seroja Tak Jelas, Warga Seruduk Kantor Bupati Kupang

OELAMASI – Belum jelasnya penyaluran dana bantuan bagi korban Seroja Kabupaten Kupang membuat warga beserta aliansi mahasiswa dan pemuda bertanya – tanya. Sudah satu tahun dan lima bulan korban badai Seroja dibuat tak jelas nasibnya.

Untuk itu, aliansi mahasiswa dan pemuda bersama warga mendatangi kqntor bupati Kupang guna mempertanyakan kejelasan penyaluran dana tersebut. Pantauan kupangterkini.com di lokasi Jumat (16/9/22) masa aksi tiba di kantor bupati sekitar pukul 12.20 Wita.

Massa aksi sempat bersitegang dan adu mulut dengan anggota yang mengamankan. Setelah adu argumen sengit, massa aksi dapat bertemu dengan bupati Kupang, Korinus Masneno.

Dalam investigasi massa aksi, dalam penyaluran dana Seroja banyak permasalahan yang ditemukan. Terdapat kesalahan proses verifikasi yang menyebabkan data awal hilang.

Selain itu, terdapat proses tawar – menawar dalam pencairan dana Seroja. Juga bantuan yang sudah sempat di salurkan dinilai tidak tepat sasaran.

Berikutnya, hasil investigasi aliansi pemuda dan mahasiswa menemukan tidak adanya transparansi terkait nama penerima bantuan Seroja. Juga berbelitnya petunjuk teknis (Juknis) penyaluran bantuan tersebut.

Semua temuan aliansi ini langsung disampaikan kepada bupati Kupang Korinus Masneno. Selain itu, warga yang mengikuti aksi demo tersebut mengaku bahwa diancam bahwa jika mengikuti aksi demo maka namanya sebagai penerima dana Seroja akan dihapus atau dihilangkan oleh beberapa oknum yang tidak disebutkan namanya.

Menanggapi keluhan aliansi serta warga yang berdemo, bupati menjamin bahwa semua korban Seroja akan dilayani semuanya. Korinus Masneno juga menyampaikan permohonan maaf terhadap warga dan aliansi atas kesalahan yang terjadi.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Tak Bernyawa lagi
Baca Juga :   Pamit Balik Jakarta, Datangi Pusara Mia

Komentar