Setelah menelisik beberapa literature, saya berpendapat bahwa setelah manusia, hewan, tanaman hidup berabad abad lamanya di suatu tempat, mahluk itu beradaptasi secara alami dengan tanah, air, lingkungan, suhu, pH dan makanan di tempat hidupnya.
Selanjutnya organ tubuhnya terbentuk sesuai hasil adaptasi itu. Orang yang biasa hidup di daerah dingin (kutub) tidak akan bisa hidup sehat bila dipaksa hidup di daerah tropis. Keterbatasan itu bukan hanya disebabkan pengaruh suhu semata, tapi berbagai kondisi lingkungan yang berbeda-beda.
Anjing Kintamani yang dilepas di dekat pantai meski masih di Pulau Bali, bila dibiarkan hidup secara alami tidak akan prima kesehatan seperti pada saat hidup di Kintamani. Degradasi kesehatan antara lain disebabkan karena perubahan makanan.
Pada titik ini, hidup sehat seperti layaknya kesehatan manusia desa pada zaman dulu, makanan yang dimakan seyogyanya makanan yang tumbuh tidak jauh dari kehidupannya sehari hari, jenis tanamanpun berupa tanaman jenis lokal bukan jenis impor.
Makanan dan kondisi tubuh sesuai untuk mewujudkan kesehatan akibat adaptasi yang berabad-abad. Bahan makanan yang dijual di supermarket kebanyakan impor yang perlakuannya sampai terpajang di supermarket penuh rekayasa kimiawi seperti pengawet, pewarna dan penyedap.

























Komentar