oleh

Dana Seroja Kupang Timur Masih Sebatas Verifikasi

OELAMASI – Sudah satu tahun dan empat bulan badai Seroja yang memporak – porandakan wilayah NTT berlalu. Namun, hingga saat ini masih banyak warga terdampak yang belum menerima dana bantuan badai tersebut contohnya di kecamatan Kupang Timur.

Menjawab pertanyaan masyarakat akan dana tersebut, Camat Kupang Timur, Deny M Tadoe menjelaskan bahwa data terkait korban Seroja sudah disampaikan ke Bupati. Deny juga menyatakan bahwa BPBD kabupaten Kupang telah turun ke lapangan untuk proses verifikasi sesuai dengan data yang diberikan.

“Sekarang semua sudah mulai diverifikasi, ada delapan desa dan lima kelurahan. Hampir setengah bagian sudah diverifikasi, yang lain karena mungkin timnya terbatas belum menjangkau secara keseluruhan,” jelasnya kepada kupangterkini.com Rabu (10/8/22).

Untuk itu, ia menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu tim memverifikasi secara keseluruhan. “Jadi kami menunggu saja sampai kapan pak bupati perintah untuk mempersiapkan warga yang terdampak bencana untuk menerima bantuan bencana kami akan memberikan pemberitahuan kepada masyarakat mempersiapkan dokumen untuk pencairan dana,” tambahnya.

Selain itu, ada juga beberapa kendala yang dialami. “Contohnya seperti di desa Tuapukan, mereka tidak punya lokasi tanah yang sah oleh sebab itu kami sampaikan bagi warga eks Timor Leste bahwa mereka yang masuk kategori rusak berat diturunkan menjadi kategori rusak ringan dan mereka terima serta mereka masih menunggu untuk mendapatkan bantuan tersebut,” ungkapnya.

Jadi data tersebut sudah dikirimkan dan saat ini pihak kecamatan masih menunggu jawaban BPBD kabupaten Kupang. “Sehingga nanti proses pencairan ini harapan kami secepatnya, karena masyarakat sudah cukup lama bertanya – tanya kepada kami,” ucap Deny.

Jadi, ia menambahkan saat ini hanya menunggu kepastian dari BPBD saja. “Saya juga selalu komunikasi dengan BPBD kabupaten supaya segera ditindaklanjuti hambatan yang diperoleh dilapangan,” tukasnya.

Selain dana bantuan Seroja terhadap para korban, hal yang masih menjadi keresahan warga yakni terkait normalisasi kali. Dimana ada beberapa kali di kecamatan Kupang Timur yang rusak cukup serius ketika bencana Seroja setahun silam.

“Oleh sebab itu, saya sudah melaporkan hal tersebut kepada bupati dan saya diperintahkan untuk berkoordinasi dengan dinas PU. Nanti dinas PU akan lakukan koordinasi dengan BPBD untuk melakukan perhitungan secara teknis tentang normalisasi kali,” jelasnya.

Berikutnya, ada empat kali yang diusulkan untuk dinormalisasi yakni kali Naibonat, kali Oesao, kali Felakdale, kali taklale dan kali tuapukan. “Mudah – mudahan permohonan kami direalisasi oleh pemerintah untuk terlaksananya normalisasi kali di kecamatan Kupang Timur,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Pipa Air Bocor, Belum Juga Diperbaiki
Baca Juga :   Kesepian

Komentar