oleh

Prihatin Pembunuhan Ibu Anak, Bakar Seribu Lilin

KUPANG – Turut merasakan duka mendalam yang dialami keluarga almarhumah Astrid Manafe, 36 dan Lael Maccabee, 1 yang dibunuh beberapa waktu lalu, warga kota Kupang ramai – ramai melakukan aksi seribu lilin. Aksi tersebut dgelar didepan gedung Sasando, jalan El Tari, Kupang.

Pantauan kupangterkini.com Sabtu (27/11/21) di lokasi, warga berbondong – bondong membanjiri jalan El Tari guna membakar lilin serta memanjatkan doa dengan harapan kasus pembunuhan tersebut tidak terulang serta dapat diungkap secepatnya. Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD kota Kupang, sekaligus penasihat ormas Garda Triple X, Jeftha Van Sooai, Ayahanda serta saudara almarhumah, Jackson Manafe.

Menurut Jeftha, aksi seribu lilin yang dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kasus pembunuhan almarhumah Astrid bersama buah hatinya. “Kami sangat prihatin atas kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tidak bermoral dan berprikemanusiaan d kota kasih ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa, aksi ini juga dilakukan sebagai bentuk dorongan kepada aparat hukum untuk secepatnya mengungkap pelaku perbuatan keji tersebut. “Aksi ini merupakan bentuk nyata keprihatinan terhadap kasus yang terjadi agar aparat hukum bisa bekerja secara maksimal dalam mengungkap pelaku dan diproses sesuai peraturan yang berlaku di negara ini,” tambahnya.

Jeftha juga menyatakan bahwa jika memungkinkan, pelaku dihukum mati. “Jika memungkinkan ada undang – undang yang mengatur adanya hukuman mati maka kita mendorong hal ini diterapkan kepada pelaku,” ucapnya.

Hal ini, llanjut Jeftha sebagai efek jera agar moral kota ini dapat terjaga karena kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah sering terjadi. “Masih terbayang sebelumnya, pemerkosaan serta pembunuhan yang dialami mendiang Nani Welkis,” tandasnya.

Sementara itu, Popy Mandala, warga yang hadir dalam aksi tersebut berharap bahwa kejadian yang terjadi tidak terulang lagi. “Ini kalau bisa yang terakhir, jangan ada lagi yang lain,” ucapnya.

Berikutnya, Saul Manafe, ayah almarhumah berharap kepada aparat kepolisian agar secepatnya pelaku segera ditahan. “Jika dalam pemeriksaan, alat bukti dan petunjuknya sudah lengkap agar pelakunya segera ditahan sehingga tidak menimbulkan pertanyaan bagi keluarga maupun masyarat,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Kelebihan Muatan, Truk Pengangkut Bahan Bangunan Nyaris Terbalik
Baca Juga :   African Swine Virus Serang Ternak di Kota Kupang

Komentar

Berita Terbaru