Kabupaten Kupang Darurat Pencurian Sapi

Hukum & Kriminal5175 Dilihat

OELAMASI – Kasus pencurian sapi yang meresahkan warga akhir – akhir ini makin merajalela di Kabupaten Kupang.

Berbagai cara peternak meminimalisir kehilangan, mulai dari ronda malam setiap hari pun ternyata tak cukup mengurangi kasus pencurian.

Nus Kapitan, pemilik sapi yang dicuri (3/3) subuh tadi menyatakan bahwa sapi miliknya diikat jauh dari lokasi kejadian yakni komplek persawahan yang biasa disebut Bustek.

“Dua ekor sapi ditarik lewat badan sawah petani sejauh kurang lebih dua kilometer, beruntung dua ekor tanpa tali sehingga tidak dieksekusi,” ungkapnya kepada kupangterkini.com Senin (3/3/25).

Baca Juga :  Ketua Majelis Hakim Beri Semangat Keluarga Astrid

Nus yang ditemui dirumahnya menceritakan bahwa sapi yang hilang bukan miliknya sendiri.

“Saya bantu memelihara sapi milik saudara, dia sangat terpukul dan bersedih dengan kejadian ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Mengaku & Menyesali Perbuatannya, Predator Anak Fajar Widyadharma Dituntut 20 Tahun

Untuk itu, Nus berharap para pelaku pencurian dapat dibekuk secepatnya.

Berita Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar