KUPANG – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Muara Naus, Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang. Seorang warga bernama Mindis (28 tahun) dilaporkan diterkam buaya saat sedang mandi di aliran muara tersebut pada Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 08.30 Wita.
Informasi Kepala Kantor Pertolongan dan Pencarian Kupang, Mexianus Bekabel kepada kupangterkini.com Minggu (17/5/26), Kejadian bermula ketika korban pergi ke lokasi bersama seorang rekannya. Sesampainya di pinggir air, korban membuka pakaian dan baru saja melangkah masuk ke perairan, tiba-tiba seekor buaya muncul dan menerkamnya lalu menyeret tubuh korban masuk ke dalam air hingga menghilang.
Melihat kejadian tersebut, rekan korban segera berteriak meminta bantuan. Warga sekitar dan personel Polsek Amfoang Utara langsung bergerak melakukan pencarian, namun hingga sore hari korban belum juga ditemukan. Pihak keluarga pun kemudian melaporkan peristiwa ini kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang untuk meminta bantuan penanganan lebih lanjut.
Laporan resmi diterima pada pukul 17.00 Wita dari Kapolsek Amfoang Utara, IPTU Valenso. Tak menunggu lama, tim SAR yang terdiri dari sembilan orang segera diberangkatkan pada pukul 17.25 Wita.
Tim membawa dua kendaraan penyelamat, satu unit perahu karet bermesin 30 PK, serta peralatan lengkap berupa perlengkapan pencarian darat, alat komunikasi, pertolongan pertama, dan peralatan pendukung lainnya.
Perjalanan menuju lokasi menempuh jarak sekitar 130 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih lima jam, sehingga tim baru tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.25 Wita.
Setibanya di tempat, tim SAR langsung berkoordinasi dengan kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang, pemerintah kecamatan, warga sekitar, dan keluarga korban untuk segera melaksanakan operasi pencarian secara bersama-sama.
Hingga akhir hari Sabtu kemarin, hasil pencarian belum membuahkan hasil dan korban belum ditemukan. Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali secara intensif pada hari Minggu, 17 Mei 2026 mulai pukul 06.00 Wita.
laporan : yandry imelson
















Komentar