Bocah 8 Tahun Saksikan Ibunya Terseret Banjir

Regional995 Dilihat

OELAMASI – Nasib pilu dialami warga desa Fatusuki kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, seorang wanita bernama Orce Yumirna Tabelak, 37 tewas terseret banjir kali Oatiba pada Minggu (19/3) lalu. Kejadian pilu tersebut bahkan disaksikan langsung oleh anak kandung korban yang baru berusia delapan tahun.

Informasi yang diterima kupangterkini.com Selasa (21/3/23) kronologi kejadian bermula ketika korban bersama anaknya Tabita, 8 berangkat dari rumah menuju ke kebun mereka yang berada di seberang kali Oatiba. Melihat kali sedang banjir, korban mencoba untuk menyeberang, korban meminta anaknya untuk tidak menyeberang sebelum dijemput olehnya.

Baru sampai di tengah kali, korban kemudian terseret arus hingga hanyut terbawa banjir. Melihat kejadian yang menimpa korban, sang anak kemudian pulang kerumah dan mengifokan kepada ayahnya, Victor Baha.

Mendapat informasi tersebut, Victor kemudian bersama warga setempat langsung bergegas mencari korban. Korban akhirnya ditemukan sedang terapung dengan keadaan meninggal dunia.

Karena hari sudah malam, niat warga untuk mengevakuasi korban tertunda karena keadaan yang cukup gelap. Selain itu warga tidak memiliki peralatan memadai. Pada esok harinya Senin (20/3), barulah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Baca Juga :   Tanggul Jebol, Petani Terancam Gagal Tanam

Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Irianto menjelaskan bahwa korban yang terseret banjir tersebut merupakan laporan kedua. “Ini laporan kedua, setelah sebelumnya juga kami diinformasikan bahwa di Amfoang Tengah mengalami musibah yang sama, kakak beradik terseret arus kali Bikausajan untuk itu kami menghimbau masyarakat selalu berhati – hati menyikapi musim penghujan yang terjadi,” tandasnya.

laporan : yandry imelson

Komentar