oleh

Tiga Hari Hilang Terseret Banjir, Belum Juga Ditemukan

KUPANG – Nasib naas dialami dua kakak beradik asal desa Fotilo, kecamatan Amanatun Utara, kabupaten TTS. Pasalnya, mereka dinyatakan hilang setelah terseret banjir sungai Tumutu.

Informasi kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, I Putu Sudaya kepada kupangterkini.com Rabu (6/7/22) menyatakan bahwa kejadian terjadi pada Minggu (3/7) beberapa waktu yang lalu. “Jumlah korban dua orang kakak dan adik, Desi Kase, 14 serta Foni Kase, 12,” ucapnya.

Kejadian bermula ketika kedua korban hendak pulang kerumah mereka. Namun pada saat itu sungai Tumutu sedang banjir dan keduanya memaksakan untuk menyeberang.

Pada saat menyeberang itulah keduanya kemudian terseret banjir. Korban Desi Kase sendiri telah ditemukan dengan keadaan tak bernyawa dan adiknya belum juga ditemukan.

Keluarga dan masyarakat sudah berupaya mencari keberadaan korban namun hasilnya masih nihil. Hal ini kemudian di informasikan kepada kantor pencarian dan pertolongan namun hingga saat berita ini dimuat, korban Foni Kase belum juga ditemukan.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Warga Indonesia Bantu Korban Banjir Timor Leste
Baca Juga :   Siklon Tropis Surigae Meningkat 24 Jam Kedepan

Komentar