oleh

Sopir Angkot Kupang Seruduk Dinas Perhubungan

KUPANG – Puluhan sopir angkutan kota mendatangi dinas perhubungan Kota Kupang. Pasalnya, BBM jenis Premium sudah tidak ada maupun jenis pertalite khusus tidak berlaku lagi.

Mereka mendatangi dinas perhubungan kota Kupang untuk mempertanyakan tarif penumpang angkutan yang baru. Karena mereka merasa untuk tarif penumpang saat ini dengan harga BBM yang mahal tidak sesuai dengan pendapatan mereka yang minim.

Juliana Loe, pemilik angkutan yang suaminya juga seorang sopir menyatakan kepada kupangterkini.com Selasa (26/10/21) bahwa tujuan mereka mendatangi dinas perhubungan untuk mengeluhkan tentang tidak tersedianya BBM jenis Premium serta Pertalite khusus yang sudah hilang dan naik harga. “Dengan harga seperti itu, penghasilan angkutan itu menurun,” ujarnya.

Belum lagi menurutnya, mereka harus membayar retribusi setiap harinya Rp 10.000. “Ini saja selama satu bulan kami harus mengeluarkan Rp 300.000, belum lagi membayar gaji supir dan kenek, nah selama satu bulan itu setiap minggu kami harus membeli oli, belum lagi ada kerusakan lainnya kita dapat darimana,” tambahnya.

Jadi menurutnya, kedatangan mereka meminta agar pemerintah dapat memberikan solusi terkait masalah tersebut. “Sampai saat ini belum ada kejelasan, mungkin nanti ada rapat dan kami diinformasikan harga sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandasnya.

Poin penting dari kedatangan mereka ke dinas perhubungan kota Kupang yaitu meminta agar harga tarif penumpang dinaikkan. “Kami minta begitu saja,” timpal salah seorang sopir.

laporan : yandry imelson

 

Baca Juga :   Longsor di TDM, Pasutri Jadi Korban
Baca Juga :   Cegah Penularan Covid-19, Sekda Larang ASN Keluar NTT.

Komentar

Berita Terbaru