oleh

Proses Rekonstruksi Pembunuhan Dilanjutkan Besok

KUPANG – Proses rekonstruksi pembunuhan Astrid dan Lael oleh Ditreskrimum Polda NTT Selasa (21/12/21) hingga sore belum rampung. Masih akan dilanjutkan Rabu (22/12/21), pagi akibat cuaca yang tidak bersahabat dengan turunnya hujan mengguyur sekitar wilayah Penkase Oeleta. Ini membuat tersangka juga tak bisa turun dari kendaraan untuk mengikuti reka ulang.

‘’Sementara prosesnya berjalan dan dilanjutkan besok (Rabu),’’ jelas Kabid Humas Polda NTT Kombespol Rishian Krisna.

Lokasi ini dalam catatan polisi akan direka ulang tiga adegan, yakni tersangka RB alias Randy bersama saksi David menggali lubang untuk membenamkan jazad Astrid dan Lalel.

Kemudian Randy kembali untuk sendiri menggali lagi sebelum David dan seorang temannya datang ikut membantu membuat lubang ukuran 100 x 80 cm. Dilanjutkan Randy, membawa mobil dari parkiran Kantor BPK di Walikota menuju lubang yang sudah dipersiapkan tersebut untuk menguburkan jazad ibu dan anak itu seorang diri.

Dalam pra rekonstruksi sebelumnya, pengacara korban dari LBH Surya, Herry Batileo, SH MH menuntut agar peran korban Astrid diambil dari salah satu tubuh manusia yang beratnya sama persis. Dari situ bisa ketahuan apakah RB melakukan penguburan itu seorang diri atau dibantu orang lain.

‘’Ini penting untuk kita lihat apakah tersangka RB kuat seorang diri mengendong jazad Astrid menuju lubang yang sudah disiapkan atau tidak. Biar kita sama-sama menyaksikan adegan itu,’’ tandasnya.

Laporan : Yandri Imelson

Baca Juga :   Publik Harus Perhatikan Keterangan Saksi Kasus Pembunuhan Penkase
Baca Juga :   Akun Buang Sine Dan Asep Jeff Dipolisikan

Komentar