oleh

Bebas Tes

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Berjudul Rapat Gelap

Iqbal Lombok
Rusia berteriak : Uraaaa !! (Petani) Indonesia berteriak : Ureaaaa!! (Mahal & langka ) ..

John Prasetio
Invasi militer di Ukraine oleh Russia adalah hal yang kemungkinan besar akan terjadi di Indonesia. Bisa dilakukan oleh Russia, Tiongkok, Amerika, atau negara lainnya. Pertanyaan lebih lanjut adalah apakah TNI dapat mempertahankan kedaulatan Indonesia saat ini apabila diserang secara militer oleh negara asing ? Secara moral mungkin ya, tetapi bagaimana secara teknis ?  Apakah sistem persenjataan yang dimiliki TNI saat ini mampu untuk melawan agresi militer di abad ke-21 ini ?  Satu-satunya cara bagi TNI untuk mempertahankan kedaulatan & pertahanan wilayah Indonesia secara mandiri tanpa tergantung kepada negara lain adalah dengan memiliki senjata bom Nuklir bahkan Bom Hydrogen atau setidak-tidaknya Bom Atom. Invasi militer di Ukraine oleh Russia harus menjadi bahan evaluasi dan asessment penting mengenai kesiapan tempur TNI. Memperhatikan skala prioritas, pertahanan dan keamanan negara, bahkan keberlanjutan Negara & Bangsa Indonesia, rasanya tidak berlebihan apabila anggaran untuk proyek pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan sebesar Rp 500 triliun akan lebih baik dan lebih tepat sasaran digunakan untuk mengembangkan Bom Nuklir / Bom Hydrogen / Bom Atom.  Bangsa Indonesia memiliki sumber daya bahan baku bom nuklir yang sangat melimpah yaitu Plutonium, Uranium, dan Rare-earth minerals. Pertanyaan yang sangat mendasar adalah apakah pemerintah berani mengambil keputusan untuk melakukannya ? Sekedar berspekulasi, apabila Presiden Sukarno masih menjabat Presiden sampai tahun 1980-an, mungkin saat ini Indonesia telah memiliki Bom Nuklir !

Disway Reader
dan tdk ada pengangguran kecuali yg belum dapat pekerjaan

Pengamat Jalanan
Sudah beberapa kali, Pak DI dalam tulisannya selalu membahas 3 periode. Sebetulnya sejak kapan ide 3 periode ini? Kalau kita perhatikan, survei yang dilakukan LSI, baik lingkaran maupun lembaga, masih mencantumkan nama Jokowi sebagai capres, kok bisa? Ternyata, memang ada niat terselubung untuk menjadikan Jokowi 3 periode. Gusdur ketika dipaksa lengser oleh SI MPR, berujar, “Tidak ada jabatan yang harus dipertahankan mati-matian.” Jadi, kalau Jokowi mempertahankan jabatan presiden ini mati-matian, patut dipertanyakan, ada apa? Itu saja.

Ben Real
Huluh huluh huluh huluh huluh huluh ,  Sulit rasanya bedain yang keluar dari mulut dan kentut.

Herman Romantika
Skenario akhir Perang Rusia-Ukraina ini nantinya jadi begini : Putin nanti jadi Presiden, Zelensky nantinya jadi Menteri Pertahanan.

Denik .
Mari kita tanya Xi Jinping Yang lebih tahu mengapa migor jadi mahal ,harga kedelai naik ,pajak naik ,bbm naik , listrik naik.

Baca Juga :   Benci Ras

Muliyanto
Masalah buatmu Mas Leong?

CuNur Yani
Dua orang pemimpin perempuan ini dalam membuat keputusan mudah-mudahan lebih banyak menggunakan hati nuraninya; peribahasa Sundanya “sing asak-asaknya ngejo, bisi tutung tambagana”

Amat Kaselanovic
Jadi begini, Om, sepengamatan saya, perempuan memainkan standar ganda. Di satu sisi, sangat membenci kekerasan dari lelaki (KDRT). Di sisi lain, kalau lelaki tidak keras ia juga tidak suka. Di sinilah peran bijak lelaki diperlukan. Mengenai watak perempuan yang keras dan tegas, itu seperti “Karas-karas karak, limbah dibanyui lamah jua”. Di luar memang terlihat keras, tapi lembut hatinya.

omami clan
ijin nanya bah, saya driver ojol dari yang konon berasal dari negerinya putin. Apa saya juga punya andil walau sangat sedikit dalam perang ini, mengingat dulu orang ramai-ramai menyuarakan propaganda boikot produk Israel waktu mereka menyerang Palestina bahkan katanya ketika kita minum cola buatan mereka bak meminum darah anak-anak Palestina. Saya setiap hari membayar saldo ke aplikator minimal 25k, mungkin abah lebih tau dan berkenan menjawabnya

Achmat Rijani Fahmi
Di salah satu negara termiskin di daratan Eropa.  Berlangsung pertemuan antara Menlu AS dgn Presiden Moldova. Salah satu agenda pertemuan tersebut adalah membahas keinginan Moldova utk masuk ke dlm anggota Uni Eropa.   Moldova berkepentingan untuk bisa menjadi bagian dari Uni Eropa. Kenapa? Mungkin kapan-kapan abah bisa menulisnya. Yang jelas anda semua pasti sudah tahu, jarak negara Moldova dengan pulau Crimea hanya sepelemparan rudal saja.  Entah kenapa, Saya lebih suka membahas tentang Presiden Moldova, Miai Sandu. Sedikit banyak Presiden Moldova ini memiliki persamaan dgn Pemimpin Taiwan Tsai Ing-Wen.  Sama-sama perempuan.  Sama-sama pernah kuliah di AS.  Tsai di Cornell University di NY, sedangkan Miai jebolan Harvard.  Yang pasti, keduanya sama-sama Pro Amerika. Tsai Ing-Wen pemimpin wanita pertama di Taiwan, Ia terpilih kembali thn 2020 setelah sebelumnya menang melawan kandidat Pro Beijing.  Setali tiga uang. Miai Sandu menjadi presiden wanita pertama di Moldova, Ia terpilih di thn 2020 jg.  Setelah mengalahkan petahana sebelumnya yang pro Moskow.  Dan ini yang paling menarik.  Kedua-duanya sama-sama masih melajang sampai saat ini.  Tsai 65 tahun.  Miai 49 tahun.  Entah, apakah ada korelasi kesibukan kehidupan berpolitik mereka dengan buntunya kehidupan mereka dalam berumah tangga.  Wang Weixing, seorang peneliti Tiongkok mengatakan bahwa Tsai berhasil memimpin karena blm menikah dan memiliki anak. Dia banyak menulis analisis tersebut di situs koran International Herald Leader.  Keras dan tegas mungkin sudah watak mereka berdua dalam memimpin. Ahh, mungkin Tsai dan Miai sudah lupa, kalo utk yg ‘keras-keras’ tinggal serahkan saja kpd bapack-bapack. Nah, untuk ibu-ibunya cukup tinggal….. ( amun sual nang ini serahkan aja lawan Bubuhan Amat yg lebih mengusai)

Baca Juga :   STIPAS Kupang Belajar Ke Bali

Buzzer NKRI .
kalo nurut saya khusus om Leong kalau gelap di kamar jangan tiba2 terang, bisa kacau……….hahahaha

Leong Putu
Hahaha…. Komen ini bisa jadi senjata makan tuan…. wkwkwkwk…. Jadi tidak usah risau, bersyukur saja dijalani.

Komentator Spesialis
Kalau gelap artinya ada harapan untuk menjadi terang. Jadi tidak usah risau, bersyukur saja dijalani.

Ontoseno
Mungkin pemadaman listriknya hanya salah paham… Bosnya merintahkan padamkan lampu ruang rapat karena mau dipake presentasi..  Anak buah yang overaktif menerjemahkan padamkan sekalian listrik satu negara.  Kan katanya anak buah yang baik itu yang bisa berbuat lebih dari perintah pimpinan…. Kalau pas hasilnya bagus, pimpinan tinggal mengklaim sebagai kesuksesan pimpinan, Nah, kalau salah tinggal pimpinannya nyalahin anak buahnya yang salah menerjemahkan perintah

Leong Putu
gemes aku Cak Mul… tadi saya kira hp saya eror… kok putih. sampai dua kali. lalu inget komen dulu yang titik titiilk itu, baru nyadar kalau ketipu… hedeeeeh….

Opa sugi
Mantul sekali koment nya, menambah wawasan, ilmu dan sekaligus menambah info yang selama ini kita tidak ketahui, top banget, terima kasih sdh berbagi.

Robban Batang
Jare tuku trasi nanging ora bali-bali Ndhang balia ,Sri… Oo,ternyata Beliau orang Bali. #komen apa pula ini?

Liam
1997 Kuliah D3 di semester 3 jurusan manajemen, IPK 3.1. Lamaran kerja ke PT.Bumi Raya ,PT urusan kayu paling gede di Pontianak pada masa itu belum ada panggilan. Saya minta uang semesteran sama Bapak yang lagi merokok di kursi. Asap nya ngebul, tebal sekali. Pas dengar permintaan saya. Muka bapak menjadi sangat keruh. Saya diam. Malam nya baring di ranjang, bantal susun dua, mikir panjang. Saya kalo tamat kuliah kerja, paling gaji 500-an rb(jaman orba, Cita-cita jadi Karyawan Bank saya yakin bisa masuk. Bahasa Inggris saya di atas rata-rata jaman itu. Ah…..tapi masih 2 tahun lagi. Itu kalo bikin skripsi lancar. Hmmm…kemaren dengar ke Taiwan gaji 2jt an sebulan. Fix sudah! Besok proposal ke Bapak. Pak ,motor jual ya, buat biaya ke Taiwan paling habis 4jt. 2 bulan balik modal. Bapak Ok,Ibu Ok. Berangkat! Pengalaman kerja perdana saya malah langsung ke luar negeri. Di Jakarta nunggu dua bulan, kos di Jelambar. Di Taiwan saya 3 Tahun. Kayak Bang Toyib, tak pulang-pulang, karena lebih asik jatah mudik tahunan dari perusahaan ,kalau tak diambil bisa di uangkan tiketnya, sekitaran 2jt. Taiwan sangat maju, minimarket bertebaran. Hak kami sebagai TKI full di kasih. Kamar AC, sarapan susu roti, makan siang,makan sore. Jaman saya sudah ada perkenalan sistem kerja 5 hari libur sabtu minggu, setiap dua minggu bergantian. Jadi seminggu kerja 6 hari, berikutnya kerja 5 hari. Jam kerja per hari 8 jam. Selebihnya di hitung uang lembur. Lembur 4 jam , ada bonus uang makan ,di total gaji harian menjadi dua kali lipat jika lembur 4 jam. Makanya TKI di Taiwan misuh jika tak di kasih lemburan. Yang paling apes yang kena bagian kebersihan ,pengangkutan sampah. Orang Taiwan sana tidak milih,diskriminasi ,mata sipit pun,tidak pandai ,bisa di pindahkan ke bagian kebersihan. Saya syukurlah kepilih jadi operator mesin , sekaligus penerjemah dibagian lingkungan pabrik, bahasa mandarin saya ,seperti goyang Annisa Bahar, patah-patah. Bahasa Khek juga lancar. Mandor shift saya satu orang Khek. Minnan Hwa ,juga kurang lebih sama dengan bahasa Tio Ciu. Tapi lebih mirip ke bahasa hokkien nya medan. Di Taiwan saya baca koran bahasa Inggris,kebetulan bisa inggris hasil les 3 tahun. Murah, isinya banyak. Majalah dari Indonesia ada, datang sebulan sekali, tapi mahal isinya juga sikit. mas Masakan Indonesia juga ada, saban sore dua hari sekali mampir ke pabrik pakai pickup . Cukup murah 100NT$ udah pake rendang dan Ayam. Yang punya pickup makanan, Amoi Singkawang yang hijrah kawin sama bujang lapok Taiwan. Pabrik kami cukup besar ,TKI ada dua ratusan orang. Jadi yang belanja cukup banyak. Ransum darurat kami Indomie, sekali beli satu atau dua dus, buat makan waktu shift malam dan waktu di mess jika lapar. Karena bacaan koran , isu yang paling menjual ya hubungan China Taiwan. Taiwan begitu dekat dengan AS.Saya baca Kota-kota di Taiwan di desain meniru desain kota-kota di US. Dari dulu Industri chip elekronik di Taiwan sudah mantab. Begitu pula nasib TKI nya, bonus tahunan bisa puluhan juta. Di Hsin Chu pabrik nya. Perlu di ketahui ,sebelum pasukan KMT masuk, sudah ada orang cina lokal disana. Yang datang belakangan dengan pasukan KMT dipanggil Ta Lu Ren. Orang daratan besar. Mereka cukup memandang rendah waktu itu kepada orang daratan Cina. Saya kalo ingat jadi ngekeh, sekarang apakah Taiwan lihat kemajuan China. Makanya jangan pandang rendah. Waktu berputar. Saya sih memandang Taiwan tak akan pernah di Invasi China. Orang Cina begitu menghargai uang dan kemakmuran. Jadi hal yang merusak kemakmuran adalah pilihan terakhir. Lagi…ada satu alasan lagi. Gegeran China-Taiwan cuma sandiwara buat menyenangkan Amerika, yang suka adu domba.

Komentar