Sumbangan Duka dari Kapolda NTT Diberikan ke Gereja

Berita Kota5014 Dilihat

KUPANG – Korban pembunuhan sadis, Astrid dan buah hatinya, Lael Maccabee sudah tenang bersama sang pencipta. Namun hingga kini, kebenaran akan kasus yang menggegerkan tersebut belum juga terungkap.

Menanggapi kenyataan pahit tersebut, Jekson Manafe, kakak kandung Astrid mencurahkan isi hatinya maupun keluarga besar dalam tulisan yang di posting pada akun Facebooknya. Postingan yang mendapat tanggapan positif serta dukungan penuh dari netizen tersebut diunggahnya kurang lebih lima jam yang lalu.

“Puji dan syukur bagimu ya Tuhan dan Allah kami, sampai hari ini kami semakin menundukkan kepala dihadapanmu. Tidak sanggup untuk melihat cahayaMu yang terus menerangi jalan dan langkah juang kami dalam mencari keadilan bagi mam Athe dan my love Lael Maccabee,” tulisnya.

Dalam postingan tersebut, Jekson juga bersyukur atas tuntunan Roh Kudus kepada netizen dalam doa dan nazar mereka serta khususnya keluarga besar Manafe – Mauk. “Lebih khususnya lagi, ucapan dukacita dari yang terhormat bapak Irjen Pol Lotharia Latif sebesar Rp 10.000.000 kami kembalikan ke gereja karena itu hak Tuhan,” lanjut Jekson dalam tulisannya.

Ia juga menulis bahwa keluarga menyadari kedatangan jendral bintang dua tersebut kerumah orangtuanya karena tuntunan Roh Kudus. “Semakin Kami tunduk KepadaMu, semakin tersenyum mam Athe dan my love Lael Maccabee, ya Tuhan,” tulis Jekson penuh syukur.

Dalam postingannya juga Jekson menambahkan bahwa keluarga tetap menjaga kesucian hati menanti waktu Tuhan. “Sungguh kami menyadari bahwa siapapun yang membunuh secara langsung maupun tidak langsung apalagi dengan cara – cara tidak manusiawi akan terbukti menurut waktu Tuhan,” ungkapnya dengan emoticon sedang menangis.

Lanjut Jekson, doa dan nazar yang dipanjatkan semata – mata ditujukan kepada semua pihak yang terlibat baik yang berusaha menghalangi maupun memperlambat dalam kasus pembunuhan adik dan keponakannya. Dia juga mengingatkan bahwa pernyataan kerasnya sewaktu di Polda adalah kalimat spontan

“Kalian akan berhadapan dengan saya, ingat, kata saya disini terus terang itu kalimat spontan yang saya lontarkan dan kami mengimaninya bahwa sesungguhnya itu adalah suara Tuhan. Karena sebelum saya berangkat ke Polda itu, saya meminta otoritas Allah turun atas saya, dan hari ini terbukti, Tuhan menjawab kami dengan memberikan kita semua pimpinan kapolda yang baru,” tambahnya dalam tulisan tersebut.

Jekson sekali lagi menyatakan kuasa Tuhan sungguh besar, bahkan ketika menuliskan postingan ini, jarinya sempat gemetar. “Hai kalian yang bersembunyi, masih mampukah kalian bersembunyi, pastikan pertahanan kalian mumpuni. Tetapi jika hati dan lutut kalian gemetar dan mata kalian berkaca – kaca maka datanglah kepada penyidik secara langsung, maupun lewat orang – orang dekat kalian” himbaunya.

“Bisikanlah dengan lembut dan penuh rasa takut supaya jangan ada yang tau, cukup Tuhan saja yang tau. Jangan takut, karena seaungguhnya bisikan kalian akan merubah dunia menjadi lebih baik, khususnya kota Kupang yang penuh kasih,” tambah Jekson.

Ia juga menuliskan bahwa pihaknya telah memaafkan siapapun yang terlibat. “Mam Athe dan my love Lael Maccabee juga telah memaafkan kalian, karena di sorga tempat yang damai,” lanjutnya.

Pada akhir tulisannya, Jekson mendoakan Irjen Pol Lotharia Latif dalam tugasnya di tempat yang baru. Selain itu, juga mendoakan Kapolda NTT yang baru beserta seluruh penyidik yang masih dipercayakan untuk terus bekerja secara transparan dan profesional.

“Peluk cium dari mam Athe dan Lael Maccabee,” pungkasnya dalam tulisan tersebut.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Warga Oebufu Segera Direlokasi
Baca Juga :   Atap Rumah Terbawa Angin, Numpang di Rumah Saudara

Komentar