oleh

Informasi Soal Tersangka RB Jadi Minim

KUPANG – RB alias Randy, lelaki beristri dan anak satu itu telah ditetapkan oleh penyidik reskrimum Polda NTT sebagai tersangka, hampir dua pekan lalu. Berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan dan pengakuannya, polisi menetapkan sebagai orang yang paling bertangungjawab menghilangkan dua nyawa sekaligus, Astrid Manafe dan bayinya, Lael Maccabe.

Penyataan polisi ini mendapat bantahan keras pihak keluarga mendiang Astrid maupun Tim Pencari Fakta Independen (TPFI) yang diketuai, Doktor Samuel Haning SH, MH. Melalui salah satu anggota tim, Buang Sine dalam saalah satu pernyataannya terang berderang mengungkapkan kalau ada tim yang bekerja membunuh ibu dan bayi itu.

Indikasinya sangat kuat dari barang bukti yang diperoleh polisi. Misalnya, Linggis yang diamankan ada dua buah plus satu sekop. Belum lagi dalam mobil rental yang dipakai banyak terdapat bercak darah. Bahkan, Buang menyebut minimal ada lima nama orang namun tidak diberikan secara rinci.

Senada dengan itu, suara hati pihak keluarga Astrid yang diwakili kakak sulungnya Jakson Manafe menegaskan kalau adik bungsunya dibunuh secara berencana. Sebulan sebelum Astrid dan lael, dikabarkan hilang, Jakson sudah mendapat beberapa kalimat teror lewat handphonenya.

Makanya penerapan pasal 338 KUHP yang dipakai polisi sementara ini, diminta untuk digantikan dengan pasal pembunuhan berencana. Yakni pasal 340 yang hukumannya maksimal, bisa melebihi pasal yang dipersangkakakan saat ini.

Salah seorang tim pengacara Randy, yang dikonfirmasi kupangterkini.com soal perkembangan informasi ini masih enggan menanggapi hal tersebut. Pesan whatsapp yang dikirimkan tak pernah dijawab, meski termonitor telah dibacanya.

Menelusuri siapakah sosok Randy, yang menyerahkan diri ke Polda NTT dan mengaku telah membunuh Astrid dan Lael sangat minim informasinya. Hanya beberapa informasi yang dapat diketahui.

Berdasarkan penelusuran kupangterkini.com tersangka pembunuhan sadis tersebut merupakan alumni SMA Lobalain, kabupaten Rote Ndao. Randy merupakan teman satu angkatan dengan mendiang Astrid namun berbeda jurusan.

Randy berada di jurusan IPS sedangkan Astrid jurusan IPA. Pada 2011 Randy juga sempat berkuliah pada salah satu universitas di Kupang. Namun hanya sampai semester tiga pada jurusan informatika dan tidak dilanjutkan.

Randy dan Astrid juga diketahui berpacaran sejak duduk di bangku SMA, setelah itu, entah karena apa Randy dan Astrid pun berpisah. Dalam akun Facebook atas nama Andy Badjideh yang foto profilnya terpampang sosok Randy, dalam postingannya memuat foto – foto Astrid pada Maret 2011 silam.

Informasi lain juga menyebutkan Randy menikah dengan seorang wanita berinsial IU empat tahun silam dan telah dikaruniai seorang puti mungil. Saat pesta pernikahan keduanya, digelar meriah. Foto tentang pernikahan tersebut mereka diposting lewat medsos sebelum hilang dari dunia maya.

Hingga Senin (13/12) masih belum ada lagi pernyataan polisi soal kasus pembunuhan yang mengeparkan kota Kupang, NTT ini. Namun sejumlah saksi tambahan sudah dipanggil lagi untuk dimintai keterangan tambahan.

laporan : yandry imelson

Baca Juga :   Tiga Penilep 1,2 M di Kefa, Siap Disidangkan
Baca Juga :   Muncul Dugaan Keterlibatan Istri Randy, Saat menghabisi Ibu dan Anak

Komentar