FLORES – Di.tengah kepanikan warga akibat guncangan gempa, pergerakan cepat prajurit TNI menjadi bagian penting dalam penanganan kondisi darurat. Sejumlah personel Kodim 1603/Sikka turun langsung membantu proses evakuasi pasien RSUD TC Hillers Maumere.
Pasien dipindahkan dengan penuh kehati-hatian ke lokasi yang dinilai lebih aman. Evakuasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul kuatnya guncangan dan potensi gempa susulan.

Prajurit TNI bersama tenaga medis memastikan proses pemindahan tetap memperhatikan kondisi pasien, termasuk mereka yang membutuhkan penanganan khusus. Tidak hanya membantu memindahkan pasien, personel TNI juga turut memastikan akses keluar-masuk rumah sakit tetap lancar.
Koordinasi dengan tenaga kesehatan dan unsur terkait dilakukan agar proses pelayanan medis tidak terhenti di tengah situasi darurat.
Gerak cepat tersebut sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan Kodam IX/Udayana dalam menghadapi dampak bencana.
Setelah menerima instruksi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, jajaran kewilayahan diminta terus memantau kondisi di lapangan dan segera memberikan bantuan apabila masyarakat membutuhkan.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan seluruh personel di wilayah terdampak tetap disiagakan. Fokus utama saat ini adalah membantu masyarakat, melakukan pemantauan serta mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.
“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat. Personel akan terus berada di lapangan untuk membantu proses evakuasi, pemantauan dan kebutuhan lainnya sesuai situasi,” ujarnya. Menurut dia, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, tenaga medis dan unsur terkait menjadi kunci dalam penanganan pascagempa.
Terlebih, kondisi di lapangan masih membutuhkan kewaspadaan menyusul potensi gempa susulan. Di Maumere, bantuan prajurit dalam proses evakuasi pasien menjadi salah satu bentuk respons langsung aparat kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
TNI memastikan personel tetap siap bergerak apabila kondisi kembali memerlukan evakuasi maupun dukungan kemanusiaan.
Kodam IX/Udayana juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Warga diminta mengikuti perkembangan situasi dan arahan dari BMKG serta pemerintah daerah. “Yang terpenting masyarakat tetap tenang, waspada dan mengikuti informasi resmi. Prajurit TNI akan terus membantu masyarakat bersama seluruh unsur terkait,” pungkasnya.
laporan : yandry imelson
