KUPANG — Sejak diresmikan Juli 2026 silam, peredaran Beras Kupang Emas terus meluas dengan melayani kebutuhan SPPG maupun pasar umum. Namun, tantangan terkait ketersediaan dan kualitas gabah serta beras tetap menjadi perhatian bersama petani Kabupaten Kupang maupun pengelola CV Sharren Putri Mandiri (SPM).
Menurut Direktur CV SPM, Piterson Lay, secara umum, ketersediaan gabah dan beras dari petani serta penggilingan lokal sudah cukup memadai. “Namun, ada beberapa hal penting yang perlu mendapat perhatian khusus petani dan pemerintah,” ucapnya saat ditemui kupangterkini.com Selasa (29/9/26).
Menurut Piter, perlu sosialisasi mendalam kepada para petani agar menanam bibit-bibit berkualitas guna menjaga dan menaikkan harga gabah maupun beras ke depan.
“Berdasarkan pengalaman dua bulan terakhir, jenis beras dan gabah yang berkualitas baik antara lain Impari 6, Impari 42, Membramo dan Ciherang Super. Hal ini perlu disampaikan lebih mendalam kepada para petani agar pada musim tanam berikutnya lebih fokus pada bibit tersebut, sehingga saat panen gabah dan beras dapat terjual dengan harga yang stabil,” ungkap Piter.
Lanjutnya, terkait pendistribusian selama satu bulan terakhir hingga akhir September 2026, penyaluran Beras Kupang Emas kemasan 5, 10, dan 20 kilogram mencapai 128 ton. “Produk ini telah digunakan di belasan dapur SPPG, mencakup Kabupaten Kupang, Kota Kupang, serta wilayah TTU, Atambua, hingga Malaka. Di pasar umum, Beras Kupang Emas juga sudah tersedia di sejumlah toko di Kota Kupang,” rincinya.
Mengenai stok beras dan gabah di Kabupaten Kupang, ketersediaannya cukup meskipun permintaan pasar meningkat. Periode paling kritis berlangsung September–Oktober, namun mulai akhir Oktober hingga November akan masuk panen musim tanam kedua dan stok gabah serta beras dari petani akan kembali tersedia.
“Pasca panen musim tanam kedua, ketersediaan gabah dipastikan akan semakin melimpah. Pemerintah dan petani Kabupaten Kupang telah berhasil melakukan penanaman dan hampir dapat dipastikan panen kali ini mencapai keberhasilan 100 persen,” tandasnya.
laporan : yandry imelson
