KUPANG – Pada penghujung tahun 2025, Kabupaten Kupang menjadi tuan rumah acara pacuan kuda yang berhasil mencuri perhatian, meskipun dana dan hadiah yang dialokasikan terbatas. Namun, antusiasme komunitas pencinta pacuan kuda di NTT melampaui semua ekspektasi.
Acara yang diselenggarakan dalam waktu persiapan singkat, berhasil menarik 138 ekor kuda peserta dari berbagai wilayah di NTT. Semua partisipan datang dengan semangat penuh, tanpa memandang keterbatasan fasilitas atau hadiah, bukti bahwa cinta terhadap pacuan kuda di NTT bukanlah tentang imbalan materi, tapi tentang semangat komunitas dan kecintaan terhadap olahraga ini.
Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak pemerintah dan pengelola olahraga berkuda di NTT. Mulai dari Gubernur NTT Melkiades Lakalena memperhatikan perkembangan acara pacuan kuda di provinsi.
Kemudian anggota DPRD Provinsi NTT Komisi 5 dalam hal ini M Anshor hadir dan memberikan motivasi langsung kepada peserta. Selain itu, tim wakil Gubernur juga memberikan arahan untuk terus menggencarkan semangat pacuan kuda di wilayah ini.
Jerry Manafe Ketua Pordasi Provinsi NTT sebagai narasumber utama, menegaskan pentingnya acara ini. “Komunitas pencinta kuda di NTT punya semangat yang tidak ternilai meskipun dana terbatas, kita bisa menyelenggarakan acara yang sukses dan ini adalah bukti bahwa kita bisa berkembang, tanpa harus bergantung pada dana besar saja.” ucapnya kepada kupangterkini.com.
Sebagai sosok yang juga pecinta kuda (memelihara ternak kuda di rumahnya sendiri), Jerry Manafe menambahkan bahwa acara ini adalah langkah awal untuk mengangkat pacuan kuda NTT ke tingkat nasional.
“Kita sedang berjuang agar lapangan pacuan kuda NTT (yang akan menjadi lokasi PON 2028) menjadi ikon pacuan kuda tingkat nasional. kita akan memperluas area lapangan, memperbaiki lintasan dengan menambahkan pasir, dan meningkatkan fasilitas untuk para peserta dan penonton.”
Untuk itu, rencana pada tahun depan yakni Piala Gubernur NTT. Penyelenggaraan akan dilakukan lebih awal (tidak di penghujung tahun, seperti acara kali ini).
Akan ada peningkatan fasilitas dan hadiah, untuk menarik lebih banyak peserta dari luar NTT, semua akan dilakukan dengan tetap mempertahankan semangat komunitas dan kecintaan terhadap pacuan kuda.
“Mari kita terus memelihara kuda pacu dengan baik dan mensukseskan setiap acara pacuan kuda di NTT ke depannya karena semangat kita yang akan membuat pacuan kuda NTT dikenal di seluruh Indonesia,” pungkas Jerry Manafe.
laporan : yandry imelson






Komentar