Diterjang Gelombang, Remaja Asal Ende Meregang Nyawa

Regional2736 Dilihat

MAUMERE – Seorang remaja asal Ende ditemukan dalam keadaan tak bernyawa setelah tiga hari hilang diterjang gelombang. Korban diketahui bernama Sadikin, 12 yang tergulung ombak saat memancing di perairan pantai Batu Cincin (9/4) lalu.

Kepala kantor pencarian dan pertolongan Maumere, Mexianus Bekabel yang dikonfirmasi kupangterkini.com Rabu (12/4/23) menyatakan bahwa awal mula kejadian ketika korban pergi memancing bersama dua orang temannya di perairan pantai Batu Cincin Minggu (9/4) sekitar pukul 09.00 Wita. “Korban bersama dua orang temannya tidak memakai perahu, melainkan memancing dari atas batu dimana saat itu gelombang sedang tinggi mencapai 2,5 meter,” ucapnya.

Pada pukul 11.00 Wita, korban yang berpijak pada batu tersebut kemudian tersapu gelombang yang menghanyutkannya hingga ke tengah laut. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada tim unit siaga SAR Ende yang kemudian berangkat menuju lokasi kejadian.

Baca Juga :  Keracunan Makanan di SNAKMA, 25 Siswa yang Dirawat RSUD Naibonat Sudah Sehat

Setelah dilakukan pencarian hingga hari keempat inilah baru korban ditemukan dan dalam keadaan tidak bernyawa. “Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban di pinggir pantai Batu Cincin sejauh 1,2 kilometer dari lokasi kejadian,” tandasnya.

Baca Juga :  Warga Oesao Temukan Bayi Dibuang di Sawah

Selanjutnya, korban kemudian dievakuasi ke puskesmas Nangapanda. Unsur SAR yang terlibat yakni, tim unit siaga SAR Ende, Pos AL Ende, Bhabinkamtibnas Nangapenda, BPBD Ende, keluarga serta masyarakat setempat.

Baca Juga :  Tragedi Cantika, Bisa Tambah Tersangka

laporan : yandry imelson

Berita Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar