OELAMASI – Kasus dugaan penyelewengan dana JKN sertsa BOK Puskesmas Tarus periode tahun 2021 hingga 2024 makin menarik diikuti. Pasalnya, semakin banyak pihak yang dipanggil guna diambil keterangan di Kejari Kabupaten Kupang.
Kajari Yupiter Selan SH, MHum Kasi Intelijen, Arly Sumanto SH, MH kepada kupangterkini.com menyatakan bahwa hingga saat ini pihak Kejaksaan masih terus memanggil pihak-pihak yang dianggap berkaitan. “Hari ini pun ada pengambilan keterangan terhadap saksi yang dipanggil guna kelancaran proses kasus tersebut,” singkat Arly ketika ditemui Kamis (2/7/26).
Sementara itu, informasi lain menyatakan saat ini sudah berkisar 65 orang saksi yang dimintai keterangan atas kasus yang disuga merugikan negara hingga 1,3 miliar tersebut. Selain itu, mantan Kepala Puskesmas Tarus yakni MM juga telah diperiksa kurang lebih 6 jam pekan kemarin.
Untuk hari ini, dua orang bendahara berinisial SGT serta WD pada Puskesmas tersebut juga sudah diambil keterangan sejak pagi tadi. Sementara direncanakan pada pekan depan akan dipanggil pihak Dinkes Kabupaten Kupang.
Untuk informasi, kasus dugaan penyelewengan dana JKN serta BOK ini mulai mencuat ke permukaan sejak adanya temuan Inspektorat. Tak lama kemudian diambil alih oleh pihak kejaksaan.
laporan : yandry imelson

















Komentar